Bata ringan sekarang bukan lagi material bangunan yang tergolong
mahal. Saat ini Bata Ringan telah banyak dipakai oleh semua kalangan.
Dulunya bata ringan banyak dipakai oleh kalangan ekonomi kelas atas,
perumahan-perumahan elite kelas atas.
Bata Ringan sekarang telah banyak dipakai sebagai alternative
pengganti bata merah bahkan sampai pada pembangunan rumah tinggal
perseorangan baik dari kalangan ekonomi bawah sampai atas. Bata ringan
tidak lagi barang yang mewah dengan harga mahal.
Dengan hadirnya merk-merk baru membuat persaingan harga bata ringan
semakin ketat. Hal ini berdampak pada harga jual bata ringan yang
semakin murah dan terjangkau semua kalangan.
Persaingan merk-merk bata ringan tersebut membuat pilihan pasar
semakin banyak. Pabrikasi semakin berebut pasar bata ringan dengan
menawarkan harga yang menarik.
Pastikanlah anda selalu mendapatkan harga terbaik untuk bata ringan AAC
Hubungi kami di :
Office & Showroom : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City / Ciputra, Blok P1. No.4 -
Kota Malang
Factory : Ngoro Industri - Mojosari - Mojokerto
Phone :
Telkomsel : 0853 3443 9900 (Call, SMS, WhatsApp, Line)
Indosat : 0856 55 40 0004 (Call, SMS, WhatsApp)
XL / Axis : 087 888 48 5050 ( Call, SMS)
Phone & Fax : 0341 - 754253
Email : megatrussglobal@yahoo.com
Distributor/Agen Jual Bata ringan AAC di Blitar Merk Citicon, Focon, Hebel, Priority One, Dan Panel Lantai Citicon (Cor dak beton, beton ringan hebel) Office & Showroom : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City (Ciputra) P1 No.4, Kota Malang Head Office : Jl. Alun-alun contong No.1, Surabaya, Blitar : Bendosewu, Talun - Blitar Phone & Fax :Telkomsel : 0853 3443 9900 (Call, SMS, WhatsApp, Line), Indosat : 0856 5540 0004 (Call, SMS, WhatsApp), XL : 087 888 48 5050 (Call, SMS)
Senin, 11 Januari 2016
Harga Bata ringan di Blitar
Untuk Bata Merah Pres Mesin
harga per buah adalah Rp 850,- sedangankan bata merah proses tangan
harga per buahnya adalah Rp 650. Dalam 1 m2 dinding bata merah
membutuhkan sekitar 70 bata. Jadi 1m2 dinding bata ringan butuh bahan
senilai Rp 650 x 70 bata atau senilai Rp. 45.500,-. Bahan lain yang
diperlukan adalah semen PC sebanyak 14 kg dan pasir pasang sebanyak 0,04
m3. Jadi 1 m2 bata merah butuh bahan sebagai berikut
Sedangan Bata Ringan focon ada yang menawarkan dua ukuran. Yakni ukuran 600 x 200 x 100 mm yang dijual sekitar Rp 9.638,- per blok atau Rp 800.000,- per m3 dan ukuran 600 x 200 x 75 mm harganya sekitar Rp 7.207 per blok atau Rp 800.000 per m3. Dalam 1 m2 bidang dinding membutuhkan bata ringan, sebanyak kurang lebih 8,3 bata ringan. Jadi 1m2 dinding bata ringan butuh bahan senilai Rp9.638,- X 8,3 bata atau senilai Rp79.995,- per m2. Bahan lain yang diperlukan bahan perekat berupa semen instant mortar sebanyak 4 kg. Jadi 1m2 bata ringan butuh bahan sebagai berikut ;
Perbandingan diatas merupakan perbandingan harga bahan untuk dinding tanpa plester dan tentunya tidak menghitung upah pekerja. Bisa dilihat bahwa bata ringan lebih mahal dari bata merah. jika di konversi dengan plester bata ringan yang tipis dan upah pekerja yang lebih hemat (karena pengerjaan lebih cepat).
KESIMPULAN
Bata ringan saat ini harga pemasangan sudah sama bahkan lebih efisien waktu.
Untuk proyek pembangunan bangunan tinggi disarankan untuk memakai material bata ringan sebagai pasangan dinding, karena sifatnya yang ringan dapat mengurangi beban yang membebani konstuksi gedung sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk struktur bangunan. (dari berbagai sumber/foto:istimewa)
- 70 bata x Rp. 650 = Rp. 45.500,-
- 14 Kg Semen PC x Rp. 1.437 = Rp. 20.118,- (Harga Semen Gresik 40 Kg adalah Rp. 57.500,-)
- 0.04 m3 pasir pasang x Rp. 185.000,- = Rp. 7.400,-
Sedangan Bata Ringan focon ada yang menawarkan dua ukuran. Yakni ukuran 600 x 200 x 100 mm yang dijual sekitar Rp 9.638,- per blok atau Rp 800.000,- per m3 dan ukuran 600 x 200 x 75 mm harganya sekitar Rp 7.207 per blok atau Rp 800.000 per m3. Dalam 1 m2 bidang dinding membutuhkan bata ringan, sebanyak kurang lebih 8,3 bata ringan. Jadi 1m2 dinding bata ringan butuh bahan senilai Rp9.638,- X 8,3 bata atau senilai Rp79.995,- per m2. Bahan lain yang diperlukan bahan perekat berupa semen instant mortar sebanyak 4 kg. Jadi 1m2 bata ringan butuh bahan sebagai berikut ;
- 8,3 bata ringan x Rp. 9.638,- = Rp. 79.995,-
- 4 kg mortar x Rp. 2.450,- = Rp. 9.800,-
Perbandingan diatas merupakan perbandingan harga bahan untuk dinding tanpa plester dan tentunya tidak menghitung upah pekerja. Bisa dilihat bahwa bata ringan lebih mahal dari bata merah. jika di konversi dengan plester bata ringan yang tipis dan upah pekerja yang lebih hemat (karena pengerjaan lebih cepat).
KESIMPULAN
Bata ringan saat ini harga pemasangan sudah sama bahkan lebih efisien waktu.
Untuk proyek pembangunan bangunan tinggi disarankan untuk memakai material bata ringan sebagai pasangan dinding, karena sifatnya yang ringan dapat mengurangi beban yang membebani konstuksi gedung sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk struktur bangunan. (dari berbagai sumber/foto:istimewa)
Distributor bata ringan, Melayani penjualan bata ringan di Blitar dan SEKITARNYA
Harga Bata ringan di Blitar
Rp. 680.000,00 / m3
Head Office : Jl. Raya juanda No 1, Ruko Juanda Business Center 11A SURABAYA
Office & Showroom : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City / Ciputra, Blok P1. No.4 -
Kota Malang
Factory : Gempol - Mojosari - Mojokerto
Phone :
Telkomsel : 0853 3443 9900 (Call, SMS, WhatsApp, Line)
Indosat : 0856 55 40 0004 (Call, SMS, WhatsApp)
XL / Axis : 087 888 48 5050 ( Call, SMS)
Phone & Fax : 0341 - 754253
Email : megatrussglobal@yahoo.com
Kota Malang
Factory : Gempol - Mojosari - Mojokerto
Phone :
Telkomsel : 0853 3443 9900 (Call, SMS, WhatsApp, Line)
Indosat : 0856 55 40 0004 (Call, SMS, WhatsApp)
XL / Axis : 087 888 48 5050 ( Call, SMS)
Phone & Fax : 0341 - 754253
Email : megatrussglobal@yahoo.com
Cara menghemat biaya pembangunan dengan Bata ringan
Memiliki hunian hasil jerih payah diri sendiri memang merupakan suatu
kebanggaan dan kebahagiaan yang tak ternilai. Karena itu banyak sekali
pasangan yang rela memeras keringat lebih agar bisa menyisihkan uang
setiap bulannya untuk ditabung agar mereka bisa membangun istana impian
mereka sendiri.
jika anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang ingin memiliki rumah impian sendiri maka anda juga harus mulai berhitung mengenai biaya pembangunanya sejak saat ini. seperti yang kita ketahui jika biaya pembangunan selalu naik setiap tahunnya. Biaya tersebut dihitung berdasarkan setiap meter persegi. Biaya pembangunan yang anda keluarkan diluar biaya membeli bahan-bahan baku dan juga ongkos pengiriman ke lokasi pembangunan. Tentu saja akan menghabiskan puluhan bahkan ratusan juta rupiah.
Tetapi anda saat ini bisa menghemat anggaran dan pengeluaran biaya bangunan. Bagaimana caranya?saat ini sudah ada teknologi canggih yang bisa menciptakan bahan baku pengganti batu bata merah atau pun batako. Seperti yang kita ketahui jika kedua jenis batu tersebut adalah wajib digunakan untuk pembangunan bangunan permanent tetapi sekarang anda bisa menggantinya dengan bata ringan yang jauh akan lebih hemat dari segi biaya, waktu dan tenaga pemasangannya.
Jika dalam pemasangan batu bata atau batako anda harus menggunakan semen yang harus dicampur dengan pasir terlebih dahulu baru kemudian bisa menempel maka dengan menggunakan bata ringan anda tidak perlu menggunakan semen jenis itu lagi. Anda bisa berganti penggunaan semen jenis itu dengan semen mortar/instant dimana penggunaannya tidak perlu dengan penambahan pasir dan bisa langsung dicampur dengan air biasa. Keunggulan lain dari bata ringan ini adalah teknik memasang nya yang lebih cepat kering dan bisa langsung diberi lapisan acian.
Dengan menggunakan bata ringan berarti anda telah memilih sebuah solusi praktis untuk memangkas anggaran pembangunan yang tidak begitu penting sehingga biaya nya bisa anda gunakan untuk melengkapi isi rumah atau membeli kebutuhan lainnya. Jika anda menggunakan bata ringan sebagai dinding rumah anda maka anda tidak akan pernah menemukan serangga, semut atau binatang yang memiliki hobby bersarang di dinding rumah-rumah.
Selain itu rumah anda akan bebas dari kelembapan yang tinggi karena tingginya daya serap air terhadap batu bata merah. Bata ringan tidak bisa menyerap air. Bentuknya sangat ringan dan bisa mengapung di atas air sehingga rumah anda tidak akan pernah lembab dan mengelupas karena adanya serapan air di dalamnya. Jangan khawatir dengan keawetan bata ringan karena benda ini sangat awet dan tahan lama. jika terjadi kebakaran atau terkena panas api maka bata ringan tidak akan mudah terbakar begitu saja seperti dinding yang biasa kita temui.
Bata ringan mampu bertahan selama lebih dari 4 jam dalam panas api yang sangat tinggi sehingga untuk rumah-rumah jaman sekarang juga pabrik dan bangunan lainnya sangat direkomendasikan menggunakan bata ringan selain itu, bata ringan sangat kuat di dalam berbagai jenis cuaca yang ada di indonesia.
Walaupun bata ringan ini sangat ringan namun bata ringan ini memiliki tekstur yang sangat kuat. Anda tidak perlu meragukan kekuatannya walaupun ketika dipotong bata ringan akan sangat mudah terbelah. Jika anda membeli sebuah batu bata maka terkadang ukuran yang kita dapatkan tidak sama persis tetapi untuk bata ringan ukuran setiap buahnya sudah sangat presisi.
jika anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang ingin memiliki rumah impian sendiri maka anda juga harus mulai berhitung mengenai biaya pembangunanya sejak saat ini. seperti yang kita ketahui jika biaya pembangunan selalu naik setiap tahunnya. Biaya tersebut dihitung berdasarkan setiap meter persegi. Biaya pembangunan yang anda keluarkan diluar biaya membeli bahan-bahan baku dan juga ongkos pengiriman ke lokasi pembangunan. Tentu saja akan menghabiskan puluhan bahkan ratusan juta rupiah.
Tetapi anda saat ini bisa menghemat anggaran dan pengeluaran biaya bangunan. Bagaimana caranya?saat ini sudah ada teknologi canggih yang bisa menciptakan bahan baku pengganti batu bata merah atau pun batako. Seperti yang kita ketahui jika kedua jenis batu tersebut adalah wajib digunakan untuk pembangunan bangunan permanent tetapi sekarang anda bisa menggantinya dengan bata ringan yang jauh akan lebih hemat dari segi biaya, waktu dan tenaga pemasangannya.
Jika dalam pemasangan batu bata atau batako anda harus menggunakan semen yang harus dicampur dengan pasir terlebih dahulu baru kemudian bisa menempel maka dengan menggunakan bata ringan anda tidak perlu menggunakan semen jenis itu lagi. Anda bisa berganti penggunaan semen jenis itu dengan semen mortar/instant dimana penggunaannya tidak perlu dengan penambahan pasir dan bisa langsung dicampur dengan air biasa. Keunggulan lain dari bata ringan ini adalah teknik memasang nya yang lebih cepat kering dan bisa langsung diberi lapisan acian.
Dengan menggunakan bata ringan berarti anda telah memilih sebuah solusi praktis untuk memangkas anggaran pembangunan yang tidak begitu penting sehingga biaya nya bisa anda gunakan untuk melengkapi isi rumah atau membeli kebutuhan lainnya. Jika anda menggunakan bata ringan sebagai dinding rumah anda maka anda tidak akan pernah menemukan serangga, semut atau binatang yang memiliki hobby bersarang di dinding rumah-rumah.
Selain itu rumah anda akan bebas dari kelembapan yang tinggi karena tingginya daya serap air terhadap batu bata merah. Bata ringan tidak bisa menyerap air. Bentuknya sangat ringan dan bisa mengapung di atas air sehingga rumah anda tidak akan pernah lembab dan mengelupas karena adanya serapan air di dalamnya. Jangan khawatir dengan keawetan bata ringan karena benda ini sangat awet dan tahan lama. jika terjadi kebakaran atau terkena panas api maka bata ringan tidak akan mudah terbakar begitu saja seperti dinding yang biasa kita temui.
Bata ringan mampu bertahan selama lebih dari 4 jam dalam panas api yang sangat tinggi sehingga untuk rumah-rumah jaman sekarang juga pabrik dan bangunan lainnya sangat direkomendasikan menggunakan bata ringan selain itu, bata ringan sangat kuat di dalam berbagai jenis cuaca yang ada di indonesia.
Walaupun bata ringan ini sangat ringan namun bata ringan ini memiliki tekstur yang sangat kuat. Anda tidak perlu meragukan kekuatannya walaupun ketika dipotong bata ringan akan sangat mudah terbelah. Jika anda membeli sebuah batu bata maka terkadang ukuran yang kita dapatkan tidak sama persis tetapi untuk bata ringan ukuran setiap buahnya sudah sangat presisi.
Beberapa keuntungan memakai material bata ringan
Anda ingin mempersiapkan pembangunan rumah baru? Jika selama ini
pembangunan sebuah rumah atau bangunan masih menggunakan bahan dan cara
tradisional maka saat ini sudah waktunya anda untuk melakukan
improvisasi atas apa yang akan anda buat.
Di jaman dahulu, manusia setiap akan membangun sebuah rumah , bangunan, gedung, dan lainnya selalu menggunakan batu bata atau batako yang memiliki berat yang lumayan untuk setiap buahnya. Sadar atau tidak sebenarnya penggunaan batu bata atau batako yang berat tersebut membuat biaya operasional dan biaya pembangunan membengkak dikarenakan harus membayar ongkos angkutan yang mahal dan juga membutuhkan banyak biaya untuk setiap meter kubik batu bata yang anda pesan.
Saat ini, anda akan diperkenalkan dengan solusi praktis untuk pembanguan baik itu rumah, gedung bertingkat, rumah sakit, pabrik, hotel, apartement , sekolah dan bahkan mall atau pusat perbelajaan. Apakah solusi praktis tersebut ? anda hanya perlu mengganti bahan baku utama yaitu batu bata atau batako dengan bata ringan.
Apa itu bata ringan dan bagaimana teknik memasang nya sehingga bisa dipastikan bahwa bangunan yang kita buat beserta konstruksinya akan mampu berdiri tegak dan ditak mudah roboh atau retak hanya karena guncangan. Bata ringan adalah terobosan baru untuk mengganti batu bata yang memiliki beban lebih berat dan harga lebih mahal.
Dengan menggunakan bata ringan maka anda bisa mengeluarkan biaya pemasangan lebih hemat karena bata ringan tidak memerlukan proses yang rumit untuk pemasangannya. Selain itu dengan menggunakan bahan baku bata ringan maka kualitas dari bangunan yang anda buat akan menjaid jauh lebih baik dibandingkan dengan menggunakan batu bata atau batako.
Berat bata ringan ini sendiri lebih ringan hingga 1/3 dari sebuah batu bata merah karena itu ongkos pengangkutan akan lebih hemat dan murah. Bata ringan ingin juga memiliki kemampuan insulansi yang tinggi sehingga ruangan bangunan anda tidak akan terasa panas tetapi lebih sejuk dan nyaman. Untuk anda yang akan membangun pabrik atau tempat usaha maka bata ringan ini menjadi sebuah pilihan yang paling baik karena memilki ketahanan bakar terhadap api hingga 4 jam. Ini artinya bata ringan ini tahan terhadap panas api jauh diatas bahan material lainnya yang biasa anda temui.
Jika selama ini anda sering menjumpai dinding rumah atau bangunan anda terserang jamur dan terdapat bercak air pada dindingnya maka dengan menggunakan bata ringan ini anda bisa terbebas dari rasa khawatir terhadap rembesnya air ke dalam dinding. Bata ringan sangat tahan air. Selain itu, bata ringan ini juga memiliki pori-pori di setiap buahnya yang mampu meredam suara sehingga suara-suara bising, berisik yang mengganggu tidak akan terdengar lagi.
Dengan menggunakan bata ringan yang dibuat dengan teknologi yang canggih dan tinggi mampu menghemat dan membuat kecepatan pemasangan nya bahkan hingga 3 x lipat dari penggunaan batu bata merah biasa.
Bata ringan juga sngat aman untuk digunakan dan tidak membuat bahaya bagi anak-anak dan keluarga. Jika anda membenci serangga dan semut maka anda sangat disarankan memilih bata ringan untuk konstruksi bangunan anda. bata ringan tidak bisa dijadikan rumah semut dan serangga sehingga anda bisa hidup dengan nyaman. Semen yang digunakan pun jenis semen mortar/instant sehingga kita tidak perlu lagi membeli berkubik2 pasir dan biaya pembangunan akan semakin hemat.
Di jaman dahulu, manusia setiap akan membangun sebuah rumah , bangunan, gedung, dan lainnya selalu menggunakan batu bata atau batako yang memiliki berat yang lumayan untuk setiap buahnya. Sadar atau tidak sebenarnya penggunaan batu bata atau batako yang berat tersebut membuat biaya operasional dan biaya pembangunan membengkak dikarenakan harus membayar ongkos angkutan yang mahal dan juga membutuhkan banyak biaya untuk setiap meter kubik batu bata yang anda pesan.
Saat ini, anda akan diperkenalkan dengan solusi praktis untuk pembanguan baik itu rumah, gedung bertingkat, rumah sakit, pabrik, hotel, apartement , sekolah dan bahkan mall atau pusat perbelajaan. Apakah solusi praktis tersebut ? anda hanya perlu mengganti bahan baku utama yaitu batu bata atau batako dengan bata ringan.
Apa itu bata ringan dan bagaimana teknik memasang nya sehingga bisa dipastikan bahwa bangunan yang kita buat beserta konstruksinya akan mampu berdiri tegak dan ditak mudah roboh atau retak hanya karena guncangan. Bata ringan adalah terobosan baru untuk mengganti batu bata yang memiliki beban lebih berat dan harga lebih mahal.
Dengan menggunakan bata ringan maka anda bisa mengeluarkan biaya pemasangan lebih hemat karena bata ringan tidak memerlukan proses yang rumit untuk pemasangannya. Selain itu dengan menggunakan bahan baku bata ringan maka kualitas dari bangunan yang anda buat akan menjaid jauh lebih baik dibandingkan dengan menggunakan batu bata atau batako.
Berat bata ringan ini sendiri lebih ringan hingga 1/3 dari sebuah batu bata merah karena itu ongkos pengangkutan akan lebih hemat dan murah. Bata ringan ingin juga memiliki kemampuan insulansi yang tinggi sehingga ruangan bangunan anda tidak akan terasa panas tetapi lebih sejuk dan nyaman. Untuk anda yang akan membangun pabrik atau tempat usaha maka bata ringan ini menjadi sebuah pilihan yang paling baik karena memilki ketahanan bakar terhadap api hingga 4 jam. Ini artinya bata ringan ini tahan terhadap panas api jauh diatas bahan material lainnya yang biasa anda temui.
Jika selama ini anda sering menjumpai dinding rumah atau bangunan anda terserang jamur dan terdapat bercak air pada dindingnya maka dengan menggunakan bata ringan ini anda bisa terbebas dari rasa khawatir terhadap rembesnya air ke dalam dinding. Bata ringan sangat tahan air. Selain itu, bata ringan ini juga memiliki pori-pori di setiap buahnya yang mampu meredam suara sehingga suara-suara bising, berisik yang mengganggu tidak akan terdengar lagi.
Dengan menggunakan bata ringan yang dibuat dengan teknologi yang canggih dan tinggi mampu menghemat dan membuat kecepatan pemasangan nya bahkan hingga 3 x lipat dari penggunaan batu bata merah biasa.
Bata ringan juga sngat aman untuk digunakan dan tidak membuat bahaya bagi anak-anak dan keluarga. Jika anda membenci serangga dan semut maka anda sangat disarankan memilih bata ringan untuk konstruksi bangunan anda. bata ringan tidak bisa dijadikan rumah semut dan serangga sehingga anda bisa hidup dengan nyaman. Semen yang digunakan pun jenis semen mortar/instant sehingga kita tidak perlu lagi membeli berkubik2 pasir dan biaya pembangunan akan semakin hemat.
Cara cepat dan hemat menggunakan mortar
Hampir setiap orang pasti berpikir bahwa membangun atau merenovasi
sebuah rumah membutuhkan banyak sekali pemikiran. Mulai dari bahan
material, teknik membangun, tukang, dan biaya harus dipikirkan dengan
seksama dan sedetil mungkin agar semua masalah yang mungkin ditemui
dalam proses membangun tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan
baik.
Semakin banyak jenis material yang tersedia dari berbagai merek pasti mmebuat bingung hampir semua orang yang ingin menggunakan material jenis tertentu. Setiap merek memberikan solusi yang terbaik yang bisa mereka tawarkan kepada para pelanggan. Dan pelangganlah yang kemudian harus memilih material tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
Semen mortar/instan adalah salah satu solusi terbaik yang bisa dipilih sebagai material bahan dasar pembangunan gedung, rumah, dan sebagainya. Semen instan yang terdiri dari semen, filler, pasir silica dan additive ini dicampur homogeny dan memiliki kualitas yang baik. Cara penggunaan yang mudah membuat semen instan ini sebagai material yang cocok pada masa modern sekarang ini.
Semen instan hanya membutuhkan air sebagai media untuk mencapur. Setelah campuran rata, adonan semen pun siap digunakan. Sudah banyak sekali orang yang menggunakan semen jenis ini karena beberapa keunggulannya. Keunggulan yang pertama tentu saja karena mudah, cepat dan praktis digunakan.
Yang kedua yaitu campuran yang ada didalamnya adalah campuran homegen dengan kualitas yang konsisten. Yang ketiga adalah campuran ini dapat mencegah popping pada keramik dan retak pada dinding. Yang keempat yaitu hemat biaya karena waktu pengerjaan pasti lebih cepat. Semen instan ini juga bisa diaplikasikan dalam solusi praktis dan hemat menggunakan bata ringan. Setiap orang yang ingin membangun atau merenovasi juga harus memikirkan tentang batubata sebagai material pokok untuk membuat dinding.
Pemilihan bata yang dibutuhkan harus sesuai dengan kebutuhan dar bangunan yang hendak dibangun atau direnovasi. Bata ringan menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mereka yang membutuhkan kualitas dan pengerjaan yang cepat. Dan dengan bantuan semen instan, pemasangan bata ringan tersebut menjadi lebih baik dan cepat.
Selain material bahan bangunan dengan kualitas baik, teknik memasang bata pun menjadi sangat penting. Hal ini harus diperhatikan karena sangat mempengaruhi kokoh dan tidaknya sebuah dinding. Berikut ini adalah langkah-langkah pemasangan bata ringan untuk hasil yang terbaik.
Alat-alat kerja yang harus dipersiapkan sebelum bekerja adalah waterpass, palu karet, gergaji, dan sendok semen. Lalu persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: pertama, persiapkan permukaan tanah atau lantai yang akan dipasang bata; kedua, berikan petunjuk yang cukup untuk kerataan pemasangan bata; ketiga, bersihkan permukaan tersebut dari semua jenis kotoran lalu basahi permukaan tersebut dengan air; keempat, basahi bata sebelum dipasang untuk menghilangkan kotoran. Setelah alat dan persiapan selesai, pelaksanaan pemasangan bata ringan bisa dimulai.
Langkah memasang bata ringan yang pertama adalah mencampur semen instan di dalam bak adukan dengan air sesuai dengan petunjuk pemakaian. Langkah kedua adalah dengan mencampurkan semen dan air sampai rata dan homogen. Langkah ketiga adalah pemasangan bata ringan. Teknik pemasangan bata pada langkah ketiga ini sama dengan teknik pemasangan yang biasa dilakukan pada umumnya.
Tebal spesi dalam pemasangan bata ringan dianjurkan sepanjang 3 mm. Langkah yang terakhir adalah member angkur untuk setiap pasangan bata harus disesuaikan dengan bata ringan yang dipakai. Setelah semua bata terpasang dan menjadi sebuah dinding, penyempurnaan dinding bisa mulai dilakukan. Langkah berikutnya adalah memlester dinding dengan semen instan yang tepat.
Semakin banyak jenis material yang tersedia dari berbagai merek pasti mmebuat bingung hampir semua orang yang ingin menggunakan material jenis tertentu. Setiap merek memberikan solusi yang terbaik yang bisa mereka tawarkan kepada para pelanggan. Dan pelangganlah yang kemudian harus memilih material tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
Semen mortar/instan adalah salah satu solusi terbaik yang bisa dipilih sebagai material bahan dasar pembangunan gedung, rumah, dan sebagainya. Semen instan yang terdiri dari semen, filler, pasir silica dan additive ini dicampur homogeny dan memiliki kualitas yang baik. Cara penggunaan yang mudah membuat semen instan ini sebagai material yang cocok pada masa modern sekarang ini.
Semen instan hanya membutuhkan air sebagai media untuk mencapur. Setelah campuran rata, adonan semen pun siap digunakan. Sudah banyak sekali orang yang menggunakan semen jenis ini karena beberapa keunggulannya. Keunggulan yang pertama tentu saja karena mudah, cepat dan praktis digunakan.
Yang kedua yaitu campuran yang ada didalamnya adalah campuran homegen dengan kualitas yang konsisten. Yang ketiga adalah campuran ini dapat mencegah popping pada keramik dan retak pada dinding. Yang keempat yaitu hemat biaya karena waktu pengerjaan pasti lebih cepat. Semen instan ini juga bisa diaplikasikan dalam solusi praktis dan hemat menggunakan bata ringan. Setiap orang yang ingin membangun atau merenovasi juga harus memikirkan tentang batubata sebagai material pokok untuk membuat dinding.
Pemilihan bata yang dibutuhkan harus sesuai dengan kebutuhan dar bangunan yang hendak dibangun atau direnovasi. Bata ringan menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mereka yang membutuhkan kualitas dan pengerjaan yang cepat. Dan dengan bantuan semen instan, pemasangan bata ringan tersebut menjadi lebih baik dan cepat.
Selain material bahan bangunan dengan kualitas baik, teknik memasang bata pun menjadi sangat penting. Hal ini harus diperhatikan karena sangat mempengaruhi kokoh dan tidaknya sebuah dinding. Berikut ini adalah langkah-langkah pemasangan bata ringan untuk hasil yang terbaik.
Alat-alat kerja yang harus dipersiapkan sebelum bekerja adalah waterpass, palu karet, gergaji, dan sendok semen. Lalu persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: pertama, persiapkan permukaan tanah atau lantai yang akan dipasang bata; kedua, berikan petunjuk yang cukup untuk kerataan pemasangan bata; ketiga, bersihkan permukaan tersebut dari semua jenis kotoran lalu basahi permukaan tersebut dengan air; keempat, basahi bata sebelum dipasang untuk menghilangkan kotoran. Setelah alat dan persiapan selesai, pelaksanaan pemasangan bata ringan bisa dimulai.
Langkah memasang bata ringan yang pertama adalah mencampur semen instan di dalam bak adukan dengan air sesuai dengan petunjuk pemakaian. Langkah kedua adalah dengan mencampurkan semen dan air sampai rata dan homogen. Langkah ketiga adalah pemasangan bata ringan. Teknik pemasangan bata pada langkah ketiga ini sama dengan teknik pemasangan yang biasa dilakukan pada umumnya.
Tebal spesi dalam pemasangan bata ringan dianjurkan sepanjang 3 mm. Langkah yang terakhir adalah member angkur untuk setiap pasangan bata harus disesuaikan dengan bata ringan yang dipakai. Setelah semua bata terpasang dan menjadi sebuah dinding, penyempurnaan dinding bisa mulai dilakukan. Langkah berikutnya adalah memlester dinding dengan semen instan yang tepat.
Apa itu bata ringan??
Bata Ringan memiliki bobot yang lebih ringan yang dapat memperkecil
pembebanan struktur dibawahnya sehingga dapat menghemat pada pondasi.
Bata Ringan cocok digunakan pada bangunan-bangunan bertingkat atau
gedung-gedung karena pembebanan menjadi hal yang sangat penting untuk
menekan biaya.
Bata Ringan memiliki dimensi yang lebih besar dari bata konvensional yaitu 60cm x 20cm dengan ketebalan 7.5 dan 10 cm yang menjadikan pekerjaan dinding lebih cepat selesai dibandingkan bata konvensional dan pada proses pemasangannya tidak membutuhkan adukan pasangan yang tebal, tetapi cukup direkatkan dengan semen instant /mortar tipis-tipis saja (3-5mm).
Selain itu Bata Ringan juga lebih tahan terhadap api selama kurang lebih 4 jam karena mempunyai kemampuan dalam hal insulasi (penahan) panas dan kedap suara, sehingga untuk ruangan-ruangan khusus sprt kamar hotel yang mengharuskan kedap suhu dan suara, dengan digunakannya Bata Ringan akan lebih bermanfaat.
Dengan mempertimbangkan ketiga faktor ini yaitu: penggunaan semen, waktu pelaksanaan, dan beban yang harus ditanggung struktur, akan lebih efisien apabila menggunakan Bata Ringan. Waktu pelaksanaan mempengaruhi upah tukang yang harus dibayar, dan apabila lebih cepat itu berarti akan lebih hemat dalam pengeluaran biaya.
Bata Ringan memiliki dimensi yang lebih besar dari bata konvensional yaitu 60cm x 20cm dengan ketebalan 7.5 dan 10 cm yang menjadikan pekerjaan dinding lebih cepat selesai dibandingkan bata konvensional dan pada proses pemasangannya tidak membutuhkan adukan pasangan yang tebal, tetapi cukup direkatkan dengan semen instant /mortar tipis-tipis saja (3-5mm).
Selain itu Bata Ringan juga lebih tahan terhadap api selama kurang lebih 4 jam karena mempunyai kemampuan dalam hal insulasi (penahan) panas dan kedap suara, sehingga untuk ruangan-ruangan khusus sprt kamar hotel yang mengharuskan kedap suhu dan suara, dengan digunakannya Bata Ringan akan lebih bermanfaat.
Dengan mempertimbangkan ketiga faktor ini yaitu: penggunaan semen, waktu pelaksanaan, dan beban yang harus ditanggung struktur, akan lebih efisien apabila menggunakan Bata Ringan. Waktu pelaksanaan mempengaruhi upah tukang yang harus dibayar, dan apabila lebih cepat itu berarti akan lebih hemat dalam pengeluaran biaya.
Bata Ringan Vs Bata Merah |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bata ringan Material Ramah Lingkungan
Saat ini sesuatu yang ramah lingkungan menjadi topic yang hangat.
Hampir semua sisi kehidupan yang bisa bersinggungan dengan isu ramah
lingkungan pasti menjadi perhatian publik. Pembangunan atau perenovasian
bangunan atau rumah pun akan semakin baik untuk dilakukan jika semua
material dan teknik pembangunannya sesuai dengan tema ramah lingkungan.
Jika dijelaskan, ramah lingkungan ini berhubungan dengan pemilihan material yang aman dari racun dan sejalan dengan alam. Hal ini bisa berwujud dalam penggunaan material kayu dan batu alam dalam jumlah yang sangat sedikit. Pemakaian material yang mengandung asbseton, yang dilansir memiliki racun, juga harus diminimalisir. Sedangkan untuk teknik pembangunan, semen mortar/instan bisa menjadi jalan keluar yang efisien dan praktis untuk mendukung isu ramah lingkungan.
Penggunaan semen memang disebut-sebut masih memberikan sumbangan yang mengerikan untuk pemanasan global. Tapi salah satu jenis semen yang instan itu memiliki kandungan yang lebih ramah terhadap lingkungan. Kelebihannya yang lainnya adalah karena waktu dan biaya yang bisa dihemat lebih banyak. Kualitas dari hasil pemakaian semen instan ini pun lebih baik jika dibandingkan dengan semen konvensional pada umumnya. Semen instan ini pun bisa diaplikasikan bersama dengan material lainnya seperti keramik, bata, marmer, kayu, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa kriteria dari semen instan yang membawanya dalam daftar material ramah lingkungan. Kriteria pertama adalah material tersebut tidak beracun pada saat sebelum digunakan dan pada saat setelah digunakan. Kriteria kedua adalah proses pembuatan material tersebut yang tidak memasukkan zat berbahaya untuk lingkungan hidup. Kriteria ketiga adalah material tersebut dapat menghubungkan pemakainya dengan alam sehingga menampilkan kesan yang alami. Kriteria keempat adalah semen instan ini sangat mudah digunakan dan tidak memerlukan transportasi yang banyak untuk pengangkutan. Kriteria kelima adalah semen jenis ini mudah terurai secara alami.
Selain kriteria ramah lingkungan tersebut, semen instan juga banyak kegunaannya. Salah satunya adalah untuk menempelkan bata ringan. Bata ringan juga merupakan salah satu material yang ramah lingkungan karena memiliki campuran yang bebas dari racun. Semen instan menjadi solusi praktis dan hemat menggunakan bata ringan karena hanya membutuhkan air sebagai campurannya.
Hampir semua bangunan yang dibangun dengan cara yang modern dan dengan material yang modern yang ramah lingkungan menggunakan semen instan untuk menempelkan bata ringan. Sebelum proses pembangunan dan perenovasian bangunan atau rumah dilakukan, pemilihan bata ringan harus dilakukan. Pemilihan material dengan kualitas terbaik tentu saja akan memperkokoh dinding. Selain pemilihan material, teknik memasang bata ringan pun juga mempengaruhi kekokohan dinding-dinding tersebut.
Berikut ini adala cara menggunakan semen instan untuk menempelkan bata ringan. Cara yang pertama adalah mempersiapkan alat-alat kerja yang akan digunakan. Alat-alat tersebut adalah sendok semen, palu karet, gergaji untuk memotong bata, dan waterpass. Cara yang kedua adalah persiapan. Cara ini ditempuh dengan melakukan berbagai macam hal berikut ini.
Langkah yang pertama adalah mempersiapkan tempat untuk bekerja beserta dengan permukaan untuk memasang bata. Langkah kedua adalah memasang petunjuk kerataan bata. Langkah ketiga adalah membersihkan permukaan dari berbagai macam kotoran dan membasahinya dengan air. Langkah keempat adalah dengan membasahi bata yang akan dipasang agar semua kotoran hilang. Setelah cara kedua selesai, cara yang ketiga adalah pelaksanaan pemasangan bata ringan. Langkah pertama pemasangan bata jenis ini adalah sama dengan langkah pemasangan pada bata konvensional pada umumnya. Secara manual, pengaturan ketebalan spesi antara bata pun dapat disesuaikan. Spesi antar bata ringan yang dianjurkan adalah kurang lebih 3mm. Pemberian angkur juga dapat disesuaikan dengan bata ringan.
Jika dijelaskan, ramah lingkungan ini berhubungan dengan pemilihan material yang aman dari racun dan sejalan dengan alam. Hal ini bisa berwujud dalam penggunaan material kayu dan batu alam dalam jumlah yang sangat sedikit. Pemakaian material yang mengandung asbseton, yang dilansir memiliki racun, juga harus diminimalisir. Sedangkan untuk teknik pembangunan, semen mortar/instan bisa menjadi jalan keluar yang efisien dan praktis untuk mendukung isu ramah lingkungan.
Penggunaan semen memang disebut-sebut masih memberikan sumbangan yang mengerikan untuk pemanasan global. Tapi salah satu jenis semen yang instan itu memiliki kandungan yang lebih ramah terhadap lingkungan. Kelebihannya yang lainnya adalah karena waktu dan biaya yang bisa dihemat lebih banyak. Kualitas dari hasil pemakaian semen instan ini pun lebih baik jika dibandingkan dengan semen konvensional pada umumnya. Semen instan ini pun bisa diaplikasikan bersama dengan material lainnya seperti keramik, bata, marmer, kayu, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa kriteria dari semen instan yang membawanya dalam daftar material ramah lingkungan. Kriteria pertama adalah material tersebut tidak beracun pada saat sebelum digunakan dan pada saat setelah digunakan. Kriteria kedua adalah proses pembuatan material tersebut yang tidak memasukkan zat berbahaya untuk lingkungan hidup. Kriteria ketiga adalah material tersebut dapat menghubungkan pemakainya dengan alam sehingga menampilkan kesan yang alami. Kriteria keempat adalah semen instan ini sangat mudah digunakan dan tidak memerlukan transportasi yang banyak untuk pengangkutan. Kriteria kelima adalah semen jenis ini mudah terurai secara alami.
Selain kriteria ramah lingkungan tersebut, semen instan juga banyak kegunaannya. Salah satunya adalah untuk menempelkan bata ringan. Bata ringan juga merupakan salah satu material yang ramah lingkungan karena memiliki campuran yang bebas dari racun. Semen instan menjadi solusi praktis dan hemat menggunakan bata ringan karena hanya membutuhkan air sebagai campurannya.
Hampir semua bangunan yang dibangun dengan cara yang modern dan dengan material yang modern yang ramah lingkungan menggunakan semen instan untuk menempelkan bata ringan. Sebelum proses pembangunan dan perenovasian bangunan atau rumah dilakukan, pemilihan bata ringan harus dilakukan. Pemilihan material dengan kualitas terbaik tentu saja akan memperkokoh dinding. Selain pemilihan material, teknik memasang bata ringan pun juga mempengaruhi kekokohan dinding-dinding tersebut.
Berikut ini adala cara menggunakan semen instan untuk menempelkan bata ringan. Cara yang pertama adalah mempersiapkan alat-alat kerja yang akan digunakan. Alat-alat tersebut adalah sendok semen, palu karet, gergaji untuk memotong bata, dan waterpass. Cara yang kedua adalah persiapan. Cara ini ditempuh dengan melakukan berbagai macam hal berikut ini.
Langkah yang pertama adalah mempersiapkan tempat untuk bekerja beserta dengan permukaan untuk memasang bata. Langkah kedua adalah memasang petunjuk kerataan bata. Langkah ketiga adalah membersihkan permukaan dari berbagai macam kotoran dan membasahinya dengan air. Langkah keempat adalah dengan membasahi bata yang akan dipasang agar semua kotoran hilang. Setelah cara kedua selesai, cara yang ketiga adalah pelaksanaan pemasangan bata ringan. Langkah pertama pemasangan bata jenis ini adalah sama dengan langkah pemasangan pada bata konvensional pada umumnya. Secara manual, pengaturan ketebalan spesi antara bata pun dapat disesuaikan. Spesi antar bata ringan yang dianjurkan adalah kurang lebih 3mm. Pemberian angkur juga dapat disesuaikan dengan bata ringan.
Memilih Batu Bata, Batako, atau Bata Ringan
Banyak seni orang membangun rumah, sebab
banyak alternatif bahan yang dapat dipergunakan. Biasanya, perbedaan itu
menyangkut bentuk, bahan dasar, pengerjaan (finishing), tingkat
keawetan, dan tentu saja harganya. Untuk bahan membuat dinding, juga
bermacam-macam, tergantung selera berdasarkan pertimbangan di atas.
Untuk dinding bagian luar rumah yang masif
atau tertutup, setidaknya ada tiga macam, yaitu terbuat dari batu bata,
batako, dan bata ringan. “Ketiga bahan itu masih mewarnai model rumah
tahun 2013 ini, “ tutur perencana teknik sipil Ari Endro Kristianto.
Menurut dia, yang paling mencolok dari
ketiga jenis bahan itu adalah harga, dan harga banyak mempengaruhi
kualitas. Di luar itu, masih ada lagi bahan dinding lainnya, yaitu
dinding kaca yang bertekstur maupun yang bening. Bahan kaca, tentu saja
harganya lebih mahal dari ketiga bahan tadi.
Endro menjelaskan, dari ketiga bahan tadi,
sudah jelas menunjukkan kelasnya. Batako, biasa dipakai untuk perumahan
berpenghasilan rendah, batu bata dipakai untuk rumah-rumah kelas
menengah, dan bata putih nan ringan lebih terlihat dipasang di
rumah-rumah tingkat. Kadang antara batu bata dan bata putih dikombinasi.
Batu bata dipakai di lantai bawah karena berat, dan bata putih di
lantai atas karena lebih ringan.
Batako
Bahan dari batako tak kedam air dan mudah
terbelah. Bahannya terbuat dari campuran pasir, kapur, dan semen yang
dipadatkan. Batako dibuat dengan cetakan secara manual mupun dibuat
dengan cetakan di pabrik.
Pemasangan batako lebih mudah dan cepat,
tapi bahan ini mudah berlobang atau timbul lobang rambut jika campuran
plesterannya kurang bagus.
Batako ada dua jenis, yaitu batako tras
dengan ukuran panjang 25 – 30 cm, tebal 8 – 10 cm, dan tinggi 14 – 18
cm, mudah patah karena rapuh. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira
membutuhkan 25 buah. Sedangkan batako pres berukuran panjang 36 – 40
cm, tebal 8 – 10 cm, dan tinggi 18 – 20 cm. Untuk dinding seluas 1 m2,
membutuhkan sekitar 15 biji.
Batako pres memiliki kelebihan kedap air
sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Tapi
kekurangannya adalah murah timbul retak rambut dan gampang berlobang.
Bata bata
Dinding batu bata yang biasa dipakai di
rumah-rumah, baik komplek maupun rumah tradisional. Bata bata zaman dulu
kualitasnya bagus, karena proses pembakarannya cukup lama, jadi matang
seperti keramik. Ada yang dicetak secara konvensional, maupun dicetak
secara pabrikan, tapi prosesnya sama, dibakar. Batu bata yang baik
adalah yang keras, ditandai dengan warna merah kehitaman. Bata bata
sekarang kualitasnya tak sebaik batu bata tempo dulu. Tanda-tandanya,
bata bata berwarna merah cetak dan mudah terbelah.
Untuk memasang dinding bata, ada aturannya.
Tidak boleh langsung dipasang sampai atas, tapi pada ketinggian
tertentu, menunggu kering dan kuat, baru dipasang lagi. Dalam 1 m2,
terdapat 70-80 biji denganj ukuran 17 – 23 cm, lebar 7 – 11 cm, dan
ketebalan 3 – 5 cm.
Bata Ringan
Bahan dinding ini terbuat dari beton
ringan yang dicetak di pabrik. Kelebihan dari hebel adalah mudah dan
cepat dipasang. Bata Ringan saat ini juga dijual di toko bangunan.
Dibandingkan dengan batako dan batu bata, harga bata ringan lebih mahal
bata ringan pertama kali diperkenalkan oleh Joseph Hebel pada 1943 di
Swedia, sedangkan masuk Indonesia dan dikenal pada 1995.Masing-masing
bahan tentu mempunyai kelebihan dan kekurangannya.
beton ringan dibuat dari campuran sejumlah
bahan, yaitu pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan
alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi).
Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8
jam. Alumunium pasta juga berfungsi sebagai pengembang mempengaruhi
tingkat kekerasan beton. Adonan itu dipotong-potong dalam beberapa jenis
ukuran.
Umumnya memiliki ukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8 cm – 10 cm.
Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 7-8 biji.
Pengaruh Hidrasi Air Pada Konstruksi Bangunan
Mengendalikan air pada suatu proyek bangunan sangat penting dalam
mencapai hasil yang terbaik terutama untuk dinding bangunan. Ada
beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam menyingkapinya :
1. Selama musim hujan kita harus menutupi bata merah atau bata
ringan sewaktu diantar ke proyek. Kita perlu melindungi tumpukan batu
bata dari hujan sehingga mereka tidak menyerap terlalu banyak air
sebelum diaplikasikan. Keduanya sangat menyerap dan dapat menyimpan
banyak air yang akan mempengaruhi waktu pengeringan dalam pengerjaan
pasangan bata, plester, dan acian
2. Pemasangan atap terlebih dahulu merupakan langkah yang terbaik
sebelum memulai plester, agar batu bata memiliki waktu untuk kering dan
dinding akan terlindung dari hujan. Jika dinding dibiarkan terbuka akan
terkena hujan maka kita harus menyiapkan terpal untuk menjaga dinding
agar tetap kering dan untuk melindungi plester serta acian selama
aplikasi. Adalah tanggung jawab kontraktor untuk menyiapkan penutup yang
baik untuk dinding yang terbuka selama pembangunan.
Menjaga hasil pengerjaan acian pada area yang terbuka setidaknya
satu hari setelah selesai aplikasi, agar terlindungi dari hujan. Hujan
dapat mudah terserap masuk ke dalam acian yang masih basah ( belum
kering sempurna ) kemudian akan melemahkan ikatan pada plester atau
dapat merusak permukaan aciannya.
3. Air sangat penting untuk menambah kekuatan pada setiap produk
yang mengandung semen. Jika pasangan bata, plester atau acian mengering
terlalu cepat kita mendapatkan hasil yang lemah atau berdebu. Seiring
dengan waktu kekuatan semen akan terjadi peningkatan,yang mana proses
itu disebut “Hydrasi” dan pada mortar kita dapat mencapai kekuatan 80%
sampai 90% dalam waktu 2 minggu setelah aplikasi. Jika dinding mengering
terlalu cepat tidak ada proses hydrasi pada semen maka peningkatan
kekuatan akan otomatis berhenti.
Hindari Aplikasi di bawah terik matahari langsung atau dalam
kondisi berangin kencang. Seorang tukang yang berpengalaman dan bagus,
lebih mengerti terhadap jumlah air yang diperlukan untuk membasahi
dinding plaster untuk mengaci, yang mana jumlahnya tergantung pada
kondisi dinding dan cuaca.
4. Plester Tradisional memiliki resiko penyusutan yang sangat
tinggi yang disebabkan oleh kandungan lumpur yang tinggi pada pasir,
gradasi buruk dari pasir atau kandungan semen yang tinggi. Penyusutan
berbanding lurus dengan peningkatan kekuatan, kira- kira 80% – 90% baru
selesai setelah 2 minggu. Jangan aplikasikan acian (tradisional atau
mortar) sebelum 2 minggu,apabila plester mengalami penyusutan, maka akan
menyebabkan keretakan pada acian
5. Kelembaban air dalam dinding dapat berasal dari berbagai sumber:
- Air yang terperangkap dalam batu bata
- Plester yang belum kering / masih basah
- Terkena hujan langsung
- Cuaca lembab
- Kelembaban dari tanah
- Membasahi dinding terlalu banyak sebelum aplikasi acian
Pada pengeringan sempurna kami menargetkan kandungan kelembaban air
kurang dari 15%. Jika kelembabannya lebih tinggi dari itu maka waktu
pengeringan akan lebih lama.
Salah Persepsi “Mortar adalah lama kering”
Banyak Toko, Tukang, Mandor dan Kontraktor percaya bahwa mortar
tidak bagus karena “lama Kering”. Memang benar apabila jika kita
membandingkan 1m2 acian semen murni dengan 1m2 dari acian mortar, semen
murni tentu akan lebih cepat kering sehingga lebih mudah terjadi retak
dan lepas karena faktor cepat kering.
Mereka semua tidak menyadari bahwa dalam hal effisiensi keuntungan,
kecepatan dan kualitas kita harus melihat proses rencana pengerjaan
bangunan itu secara keseluruhan. Pada dasarnya Acian Semen Tradisional
jauh lebih lama dalam hal aplikasi – pengeringan – pengecatan
dibandingkan dengan Mortar Acian.
Dalam hal ini kita dapat melihat mortar Acian Putih telah
mengurangi hampir dari setengah dari rencana program pembangunan.
Pengeringan plester untuk kedua produk adalah 14 hari. Aplikasi Semen
Acian butuh 4 hari dan Acian Putih memerlukan waktu 2 hari. Waktu
pengeringan sebelum pengecatan adalah 21 hari untuk Semen Acian dan 5
hari untuk mortar Acian Putih. Waktu pengecatan adalah 8 hari untuk
Acian Semen dan 4 Hari untuk mortar Acian Putih.
Cara Memasang Bata Ringan
Tidak
hanya memilih batu bata yang sesuai, memasang bata yang baik pun juga
menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan begitu saja
saat Anda memasang dinding baru atau merenovasi dinding rumah Anda.
Karena, kokoh tidaknya dinding rumah sangat dipengaruhi oleh teknik
pemasangan bata yang baik. Untuk hasil terbaik dalam memasang bata, Anda
dapat menggunakan MU 301 (pasangan bata dan plester) dan lakukan
pemasangan dengan langkah-langkah berikut ini:
1. Alat Kerja:
- Sendok semen
- Palu karet dan gergaji (untuk bata ringan)
- Waterpass
2. Persiapan:
- Siapkan tempat kerja dan permukaan yang akan dipasang bata.
- Pasanglah petunjuk-petunjuk yang cukup untuk kerataan pasangan bata.
- Bersihkan tempat yang akan dipasang dari kotoran, minyak, karat, maupun lumut yang dapat mengurangi rekatan adukan, kemudian basahi dengan air.
- Bata yang akan dipasang sebaiknya dibasahi terlebih dahulu dengan air untuk menghilangkan debu/kotoran.
3. Pelaksanaan:
- Masukan adukan kering MU 301 (pasangan bata dan plester) ke dalam bak adukan dan tuangkan air sebanyak 6,0 – 6,5 liter untuk tiap kantong MU 301 (40 kg).
- Aduk campuran diatas hingga rata dan homogen.
- Pemasangan bata dilakukan secara manual sebagaimana umumnya dengan tebal spesi yang dianjurkan adalah ±10 mm (±1 cm).
- Pemberian angkur untuk pasangan bata disesuaikan dengan jenis bata yang dipakai.
Ini Alasan Mengapa Pembangunan Apartemen, Hotel dll Menggunakan Bata Ringan
Nah, terkait dengan maraknya pembangunan apartemen tersebut, tentunya industri bahan bangunan ikutan terkerek. Misalnya saja, bahan material seperti bata ringan. Material yang terbuat dari semen, pasir kuarsa, dan kapur ini banyak digunakan untuk high rise building seperti apartemen. Pasalnya, bata ringan lebih praktis dan proses pemasangan memerlukan tidak cukup lama.
Tak sekadar itu, ternyata bata ringan pun tak melelahkan pekerja karena memudahkan dalam proses kontruksi. Nilai plus lainnya, bata ringan dapat mengurangi suhu ruangan, meredam suara, dan lebih aman karena tahan api. Jadi, tak semata-mata menguntungkan proses pengerjaan bangunan, bata ringan menggembirakan penghuni atau pengguna bangunan.
Di pasaran, beton ringan memiliki beragam jenis dan dari produsen bahan bangunan. Menariknya, beton ringan juga dapat berfungsi tak sekadar untuk dinding saja, lantai atas, anak tangga, dan lintel. Pun, berfungsi sebagaibuilding system untuk struktur dinding pemikul, sehingga beban dari atas dapat didistribusikan ke dinding struktur di bawah.
Alhasil, setiap permukaan dinding akan mendapatkan beban. Cara itu berlawanan dengan struktur bangunan yang ada sekarang, yang umumnya menggunakan rangka struktur yang mendistribusikan beban dari atas ke fondasi. Dengan nilai plus yang dimiliki bata ringan tersebut, tak salah jika pengembang memilih material ini untuk proyek-proyeknya yang high rise building.
Skema Fabrikasi Bata ringan
DEWASA
inisial kata “bata ringan” sudah tidak Asing Lagi di
Telinga kita.Dari sekian BANYAK Bahan Dinding, ternyata salah Satu Yang disukai orang adalah “Dinding pasangan bata” Yang
menggunakan bata ringan, semen Dan Pasir. Hal ini dapat kitd lihat PADA
sebagian Besar Gedung-Gedung Dan Sarana Infrastruktur di daerah adalah
adalah adalah Perkotaan Yang menggunakan bata ringan sebagai Bahan ditempatkan
Dinding bangunannya. Kebutuhan penggunaan bata ringan mendorong
munculnya Inovasi-Inovasi baru Negara Negara Dalam, Pembuatan
bata, salah satunya adalah bata Ringan Yang juga bisa disebut beton
ringan.Bata Ringan memiliki massa Yang lebih Ringan Dari bata merah konvensional KARENA bata Ringan memiliki BANYAK pori –
pori Yang dibuat sengaja. Bata Ringan memiliki kelebihan PADA Segi
kemudahan pelaksanaan, kecepatan pemasangan, Serta kerapian Dalam,
MEMBANGUN Dinding Bangunan.
MENURUT Anilaputri Dan Yonatha (2009),
bata konvensional memiliki Bahan ditempatkan Dan berupa Tanah liat
(lempung), Yang digunakan sebagai salat Satu Bahan Bangunan Yang menjadi
KOMPONEN Utama Dalam, sebuah Struktur Bangunan, terutama Konstruksi
dinding.Menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia. (1997) ADA 4 Macam bata
konvensional yaitu bata Biasa, bata Muka, bata aluminium silikat, Dan
bata api. Perkembangan Teknologi Yang semakin Maju, cara
membuat para Ahli Konstruksi menciptakan Inovasi baru Dari A. Short & W.
Kinniburgh. Beton Ringan. (1978), sebagai Pengganti bata konvensional
Dan batako, yaitu berupa bata Ringan. Bata Ringan materi adalah Yang
menyerupai beton Dan memiliki sifat KUAT, Tahan air Dan api, awet (Tahan
lama). Bata Ringan Suami CUKUP, Halus, Dan memiliki tingkat kerataan
Yang BAIK. Bata Ringan ini diciptakan agar dapat memperingan Beban
Struktur Bahasa Bahasa Bahasa Dari sebuah Bangunan Konstruksi,
mempercepat pelaksanaan, Serta meminimalisasi Sisa Bahan Yang terjadi
PADA SAAT Proses pemasangan Dinding berlangsung.Menurut
Kristanti Dan Tansajaya (2008), PADA dasarnya Pembuatan beton Ringan
dilakukan dengan Cara menyertakan Udara Dalam, komposisinya, Cara sebagai berikut:
1. Beton.
2. Beton Agregat Ringan.
3. Aerasi Beton.
Ada 2 JENIS bata Ringan Yang sering
digunakan PADA Dinding Bangunan, yaitu Beton aerasi autoklaf (AAC) Dan
Seluler Beton Ringan (CLC). Kedua JENIS bata Ringan inisial terbuat
bahasa Bahasa Bahasa Dari Bahan ditempatkan Dan semen, kapur Pasir Dan,
Yang berbeda adalah Cara pembuatannya. Dikutip Bahasa Bahasa Bahasa Dari
Lee, Abe. (2005) bata Ringan AAC adalah beton Bergerak seluler dimana
gelembung Udara Yang ADA disebabkan Diposkan oleh Reaksi KIMIA, yaitu
ketika bubuk aluminium atau aluminium pasta mengembang seperti PADA alt
alt alt Proses Pembuatan roti SAAT Pengurangan ragi untuk mengembangkan
adonan.Sedangkan MENURUT Kristanti, N., Tansajaya, A. (2008) bata Ringan
CLC adalah beton Bergerak seluler Yang mengalami alt alt alt Proses
curing secara Alami, CLC adalah beton konvensional Yang mana agregat
Kasar (kerikil) digantikan Diposkan oleh Udara, Dalam, prosesnya
mengunakan Busa organik Yang Ulasan Ulasan Ulasan Sangat stabil Dan
regular tidak teratur ADA regular Reaksi KIMIA ketika alt alt alt Proses
pencampuran adonan, Busa / Busa berfungsi sebagai Media Yang untuk
Membungkus Udara
Skema Fabrikasi AAC
Dari Data Yang Kami dapatkan, Bahan penyusun bata Ringan JENIS A adalahpasir silika, bubuk kapur , semen, Gipsum, bubuk aluminium , flyash , Dan AAC menolak.
Skema fabrikasi CLC Tipe A
Bata Ringan JENIS Suami merupakan sebuah
Teknologi Yang berasal Dari Jerman. Data Dari Yang Kami dapatkan, Bahan penyusunnya adalah Pasir
silika, semen, Udara, Rumput laut, Dan Sikament LN
Urutan Pembuatan bata Ringan JENIS CLC tipe A adalah sebagai berikut:
- PERTAMA dimasukkan Udara Ke Dalam, mixer
- Kemudian sika LN dicampurkan Ke Dalam, Udara
- PENGHASILAN kena ITU, Pasir Dan mani Udara dimasukkan Dalam, Mixer
- Micro Bubbles Agen dicampur Artikel Baru Dalam, Udara Tangki KHUSUS
- PENGHASILAN kena ITU dipompa Ke Dalam, gelembung Generator untuk dicampur Artikel Baru Udara Yang Akan menghasilkan gelembung
- Selanjutnya gelembung Suami dimasukkan Ke dlm mixer Yang telah berisi Sika LN, Pasir, semen Dan Udara
- PENGHASILAN kena Campuran rata, mortir adukan Dan gelembung Suami dipompa Ke Dalam, CETAKAN
- PENGHASILAN kena dibiarkan kurang lebih 12 jam, bata Ringan sudah Bisa dilepas Bahasa Bahasa Bahasa Dari CETAKAN.
Skema Fabrikasi CLC tipe B
Seperti Yang dibahas sebelumya, bata
Ringan Dan Pasir. Tetapi PADA Pembuatan bata Ringan JENIS CLC
tipe B menggunakan Busa bantuan agar menjadi Ringan Dan Tahan lama.
Skema fabrikasi Bahasa Bahasa Bahasa Dari bata Ringan JENIS CLC tipe B adalah sebagai berikut:
- PERTAMA CETAKAN di bersihkan terlebih PERUSAHAAN Afiliasi, agar reguler regular tidak tercampur reguler Bahan Artikel Baru berbaring
- PENGHASILAN kena ITU juga Akan membuka di Pasir Yang Halus, sedangkan Yang Kasar di hancurkan Lagi Kawat Kawat Warna Warna menjadi Halus
- Selanjutnya disiapkan Udara Ke Dalam, mixer
- PENGHASILAN kena ITU, mani Udara terlebih duhulu masuk Ke Dalam, Bahan mixer sebelum berbaring
- Kemudian di ikuti Pasir di masukan Ke Dalam, mixer
- Di lanjutkan Busa memasukan
- PENGHASILAN kena di Aduk, adonan di masukan Ke Dalam, CETAKAN Yang TERSEDIA
- Bata Ringan di keringkan Dan SIAP di pasarkan
Hasil perbandingan AAC ANTARA Dan CLC
- Uji Kapilaritas
Menipis Dari Percobaan Diatas Adalah:
- Dari Data Yang telah didapat disimpulkan bahwa bata Ringan AAC lebih cocok untuk Bangunan bertingkat Tinggi KARENA memiliki KUAT tekan Yang lebih Besar Dari bata Ringan CLC Dan memiliki berat Sendiri Yang lebih Ringan di bandingkan bata Ringan tipe CLC
- Namun Dari Bahan Sisi, bata Ringan CLC lebih Aman untuk dipakai sebagai Dinding eksterior suatu Bangunan, di karenakan Daya kapilaritas CLC Yang rendah menyebabkan Udara bata Siaran merambat PADA Dinding Ringan CLC Bila terjadi kebocoran / rembesan air
Perbandingan Bata ringan Type AAC atau Type CLC
Untuk menghindari kebingungan kita akan menjelaskan perbedaan antara bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dan CLC (Cellular Lightweight Concrete).
Bata ringan AAC adalah beton selular dimana gelembung udara yang ada disebabkan oleh reaksi kimia, yaitu ketika bubuk aluminium atau aluminium pasta mengembang seperti pada prosess pembuatan roti saat penambahan ragi untuk mengembangkan adonan. Material pembuatan bata ringan AAC memakai pasir khusus yaitu silika (> 95% SiO2) dan harus digiling sampai ukuran mikro.
Sama halnya seperti pada pembuatan roti pada AAC tingkat ekspansi adonan juga tidak bisa di kontrol secara tepat sehingga biasanya akan mengembang keluar dari cetakan. Oleh karena itu harus dipotong untuk mendapatkan dimensi yang dibutuhkan. Gelembung udara yang relatif banyak memungkinkan dihasilkannya AAC dengan kerapatan yang rendah yaitu sekitar 700 – 800 kg / m³.
Pada AAC susunan gelembung udara yang terbentuk saling terhubung antara satu sama lainnya, hal ini mengakibatkan air mudah meresap ke dalam beton, oleh karena itu pada pengaplikasiannya harus diberikan perlindungan kedap air seperti plaster kedap air.
Untuk menghasilkan kuat tekan yang cukup proses pengeringan (curing) pada AAC harus menggunakan tabung autoklaf bertekanan tinggi. Namun sayangnya proses curing tersebut menghancurkan proses hidrasi dari semen yang sedang terjadi. Oleh karena alasan ini juga bata ringan AAC harus benar-benar terlindungi dari kelembaban.
Densitas yang rendah dan susuanan gelembung udara pada bata ringan AAC mengharuskan penggunaan pen/dowel untuk pemasangan baut/paku pada dinding. Insulasi suara juga kurang untuk densitas yang serupa jika dibandingkan dengan bata ringan CLC yang di curing secara alami.
Seluruh proses produksi bata ringan AAC berbeda dengan CLC dan membutuhkan pabrikasi dan peralatan canggih serta investasi modal yang besar yaitu 10-30 juta USD dan kapasitas yg di hasilkan juga tinggi sekitar 300 m3 per hari bahkan lebih.
Seperti yang diuraikan di atas, maka sangat tidak mungkin untuk menghasilkan AAC pada lokasi proyek maupun untuk memproduksi panel prefab dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Pengunaan baja penguat beton (rebar) harus dilindungi dengan bahan anti korosi.
Diperlukan sekelompok tim ahli yang berpengalaman untuk mengoperasikan pabrik tersebut untuk menghasilkan pro-duct yang berkualitas, namun bata ringan AAC menawarkan densitas terendah dan memiliki rasio terbaik atas kepadatan berbanding dengan kuat tekan terhadap semua jenis beton.
Bata ringan CLC adalah beton selular yang mengalami proses curing secara alami, CLC adalah beton konvensional yang mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara, dalam prosesnya mengunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika proses pencampuran adonan, foam/busa berfungsi sebagai media untuk membungkus udara.
Pabrikasi dan peralatan yang digunakan untuk menghasilkan CLC juga standard, sehingga produksi dengan mudah dapat pula diintegrasikan ke dalam pabrikasi beton konvensional. Hanya pasir, semen, air dan foam yang digunakan dan kepadatan yand didapatkan dapat disesuaikan mulai dari 350 sampai 1.800 kg / m³ dan kekuatan dapat juga dicapai dari serendah 1,5 sampai lebih 30 N / mm ².
Pasir sungai berukuran 2, 4, 6 dan 8mm dapat digunakan, tergantung pada kepadatan yang diinginkan. Semen portland menawarkan kinerja paling optimal tetapi kebanyakan jenis lain semen juga bisa digunakan. kepadatan beton bisa disesuaikan, berbagai ukuran dan maupun panel prefab dapat diproduksi, di atas kepadatan dari 1.200 kg / m³ (setengah dari berat beton konvensional) untuk aplikasi struktural dapat mengunakan rangka baja.
Pada CLC Gelembung udara yang dihasilkan benar-benar terpisah satu sama lain, sehingga penyerapan air jauh lebih sedikit dan baja tidak perlu dilapisi dengan lapisan anti korosi, beton dengan kepadatan diatas 1.200 kg/m3 juga tidak memerlukan pla-ster, seperti pada AAC, hanya cukup di cat saja. Penyerapan air lebih rendah daripada di AAC dan masih cukup baik dibandingkan dengan beton konvensional.
CLC sama halnya dengan beton konvensional kekuatan akan bertambah seiring dengan waktu melalui kelembapan alamiah pada tekanan atmosfir saja. Meskipun tidak seringan AAC, CLC tetap menawarkan penurunan berat badan yang cukup besar dibandingkan dengan beton konvensional dan isolasi termal 500% lebih tinggi dan tahan api.
Paku dan Sekrup dapat dengan mudah dipaku ke CLC terus tanpa harus menggunakan pen, CLC juga dapat dipotong atau digergaji. Bahkan panel dinding rumah seluruhnya dapat dicetak hanya dalam sekali tuang.
Beton CLC menawarkan banyak ruang lingkup pengaplikasian, mulai dari isolasi atap rumah pada kepadatan serendah 350 kg / m³ sampai dengan produksi panel dan lantai beton dengan kepadatan 1800 kg / m³.
| Sl.No. | Parameter | CLC | AAC | |||
| Cellular Lightweight Concrete | Autoclaved Aerated Concrete Contoh: Hebel, Siporex, Ytong, dll |
|||||
| 1. | Bahan Dasar |
Semen, Pasir, Busa senyawa, air | Semen, Kapur, Pasir, Lime, Aluminium Pasta | |||
| 2. | Proses Produksi & Set up | Tidak Memerlukan Oven Autoclave | Hanya diproduksi di Pabrik yang mahal dilengkapi dengan Oven Autoclaves | |||
| 3. | Kepadatan Kering Kg/m 3 |
400-600 | 800-1000 | 1200-1800 | 650 | 750 |
| 4. | Kekuatan tekan (28 hari) Kg/m 3 |
10-15 | 25-35 | 60-250 | 40 | 40 |
| 5. | Penggunaan | Isolasi | Partisi Non-beban bantalan |
Beban bantalan | Mengingat beban non-blok | Diperkuat panel |
| 6. | Ukuran Blok pracetak |
500x250x90/190mm Setiap bentuk & ukuran dalam rentang kepadatan 400-1800 Kg / m 3 |
625x250x100/200mm Tidak Layak | |||
| 7. | Penuaan | Keuntungan kekuatan dengan usia sebagai beton biasa | Tidak ada | |||
| 8. | Konduktivitas termal Unit (W/mk) | 0,098 untuk 400 Kg / m 3 0,151 untuk 700 Kg / m 3 0,238 untuk 1000 Kg / m 3 |
0132-0,151 untuk 650 Kg / m 3 | |||
| 9. | Isolasi Suara | Unggul | Unggul | |||
| 10. | Mudah bekerja | Dapat dipotong, dipaku, dibor sebagai kayu | Dapat dipotong, angsa, dipaku, dibor sebagai kayu | |||
| 11. | Eco-ramah | Bebas polusi dengan kebutuhan Energi minimal | Bebas polusi proses dengan kebutuhan energi tinggi | |||
Bingung memilih Bata ringan Type AAC atau Type CLC
Saat ini bahan material bangunan sudah banyak perubahan. Jika dahulu batu bata merah sudah lumrah digunakan di indonesia, tetapi kini ada batu bata yang memiliki fungsi sama seperti batu bata merah namun lebih ringan, batu bata ini disebut batu bata ringan. Kini sudah banyak menjual batu bata ringan. Batu bata ringan ini merupakan bahan material yang mempunyai fungsi sama seperti batu bata merah namun dibuat dengan sistem yang lebih modern, dan tidak memakai cara yang konvesional lagi.
Harga jual batu bata ringan relatif murah dan terjangkau. Batu bata ringan atau yang sering disebut juga dengan hebel ini mempunyai standar kualitas yang baku dan baik. Batu bata ringan merupakan bahan bangunan yang dihasilkan dengan proses teknologi modern dengan menggunakan alat yang lebih modern. Karena pembuatannya dengan mesin modern maka batu ringan yang dihasilkan ini memiliki ukuran yang seragam atau sama. Dan untuk waktu pembuatannya batu bata ringan lebih singkat dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Batu bata ringan juga tahan terhadap panas, dapat mengurangi resiko kebakaran dan tahan air. Dengan begitu banyak manfaat, tak heran jika kini banyak yang menjual batu bata ringan. Batu bata ringan yang memiliki bobot lebih ringan tentu tidak akan membuat berat kontruksi bangunan. Jadi, bagi Anda yang menginginkan bahan material yang berbeda dan ramah lingkungan, anda dapat memakai batu bata ringan. Sebelum memilih bata ringan kita harus tahu dulu perbedaan Antara Bata ringan AAC dan CLC :
Bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete)
Bata ringan AAC adalah beton selular / Cellcon atau beton ringan dimana gelembung udara yang ada dihasilkan oleh proses aerasi serta disebabkan oleh reaksi kimia, yaitu ketika bubuk aluminium atau aluminium pasta mengembang seperti pada proses pembuatan roti saat penambahan ragi untuk mengembangkan adonan. Material pembuatan bata ringan AAC memakai pasir khusus yaitu silika (> 95% SiO2) dan harus digiling sampai ukuran mikro.
Sama halnya seperti pada pembuatan roti pada AAC tingkat ekspansi adonan juga tidak bisa di kontrol secara tepat sehingga biasanya akan mengembang keluar dari cetakan. Oleh karena itu harus dipotong untuk mendapatkan dimensi yang dibutuhkan. Gelembung udara yang relatif banyak memungkinkan dihasilkannya AAC dengan kerapatan yang rendah yaitu sekitar 700 – 800 kg / m³.
Pada AAC susunan gelembung udara yang terbentuk saling terhubung antara satu sama lainnya, hal ini mengakibatkan air mudah meresap ke dalam beton, oleh karena itu pada pengaplikasiannya harus diberikan perlindungan kedap air seperti plaster kedap air.
Untuk menghasilkan kuat tekan yang cukup proses pengeringan (curing) pada AAC harus menggunakan mesin pengering autoclave bertekanan tinggi. Namun sayangnya proses curing tersebut menghancurkan proses hidrasi dari semen yang sedang terjadi. Oleh karena alasan ini juga bata ringan AAC harus benar-benar terlindungi dari kelembaban.
Densitas yang rendah dan susuanan gelembung udara pada bata ringan AAC mengharuskan penggunaan pen/dowel untuk pemasangan baut/paku pada dinding. Insulasi suara juga kurang untuk densitas yang serupa jika dibandingkan dengan bata ringan CLC yang di curing secara alami.
Seluruh proses produksi bata ringan AAC berbeda dengan CLC dan membutuhkan pabrikasi dan peralatan canggih serta investasi modal yang besar yaitu 10-30 juta USD dan kapasitas yg di hasilkan juga tinggi sekitar 300 m3 per hari bahkan lebih.
Seperti yang diuraikan di atas, maka sangat tidak mungkin untuk menghasilkan AAC pada lokasi proyek maupun untuk memproduksi panel prefab dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Pengunaan baja penguat beton (rebar) harus dilindungi dengan bahan anti korosi.
Diperlukan sekelompok tim ahli yang berpengalaman untuk mengoperasikan pabrik tersebut untuk menghasilkan pro-duct yang berkualitas, namun bata ringan AAC menawarkan densitas terendah dan memiliki rasio terbaik atas kepadatan berbanding dengan kuat tekan terhadap semua jenis beton.
Bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete).
Bata ringan CLC adalah beton selular yang mengalami proses curing secara alami, CLC adalah beton konvensional yang mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara, dalam prosesnya mengunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika proses pencampuran adonan, foam/busa berfungsi sebagai media untuk membungkus udara.
Pabrikasi dan peralatan yang digunakan untuk menghasilkan CLC juga standard, sehingga produksi dengan mudah dapat pula diintegrasikan ke dalam pabrikasi beton konvensional. Hanya pasir, semen, air dan foam yang digunakan dan kepadatan yand didapatkan dapat disesuaikan mulai dari 350 sampai 1.800 kg / m³ dan kekuatan dapat juga dicapai dari serendah 1,5 sampai lebih 30 N / mm ².
Pasir sungai berukuran 2, 4, 6 dan 8mm dapat digunakan, tergantung pada kepadatan yang diinginkan. Semen portland menawarkan kinerja paling optimal tetapi kebanyakan jenis lain semen juga bisa digunakan. kepadatan beton bisa disesuaikan, berbagai ukuran dan maupun panel prefab dapat diproduksi, di atas kepadatan dari 1.200 kg / m³ (setengah dari berat beton konvensional) untuk aplikasi struktural dapat mengunakan rangka baja.
Pada CLC Gelembung udara yang dihasilkan benar-benar terpisah satu sama lain, sehingga penyerapan air jauh lebih sedikit dan baja tidak perlu dilapisi dengan lapisan anti korosi, beton dengan kepadatan diatas 1.200 kg/m3 juga tidak memerlukan pla-ster, seperti pada AAC, hanya cukup di cat saja. Penyerapan air lebih rendah daripada di AAC dan masih cukup baik dibandingkan dengan beton konvensional.
CLC sama halnya dengan beton konvensional kekuatan akan bertambah seiring dengan waktu melalui kelembapan alamiah pada tekanan atmosfir saja. Meskipun tidak seringan AAC, CLC tetap menawarkan penurunan berat badan yang cukup besar dibandingkan dengan beton konvensional dan isolasi termal 500% lebih tinggi dan tahan api.
Paku dan Sekrup dapat dengan mudah dipaku ke CLC terus tanpa harus menggunakan pen, CLC juga dapat dipotong atau digergaji. Bahkan panel dinding rumah seluruhnya dapat dicetak hanya dalam sekali tuang.
Beton CLC menawarkan banyak ruang lingkup pengaplikasian, mulai dari isolasi atap rumah pada kepadatan serendah 350 kg / m³ sampai dengan produksi panel dan lantai beton dengan kepadatan 1800 kg / m³.
Bingung memilih Bata ringan Type AAC atau Type CLC
Saat ini bahan material bangunan sudah banyak perubahan. Jika dahulu batu bata merah sudah lumrah digunakan di indonesia, tetapi kini ada batu bata yang memiliki fungsi sama seperti batu bata merah namun lebih ringan, batu bata ini disebut batu bata ringan. Kini sudah banyak menjual batu bata ringan. Batu bata ringan ini merupakan bahan material yang mempunyai fungsi sama seperti batu bata merah namun dibuat dengan sistem yang lebih modern, dan tidak memakai cara yang konvesional lagi.
Harga jual batu bata ringan relatif murah dan terjangkau. Batu bata ringan atau yang sering disebut juga dengan hebel ini mempunyai standar kualitas yang baku dan baik. Batu bata ringan merupakan bahan bangunan yang dihasilkan dengan proses teknologi modern dengan menggunakan alat yang lebih modern. Karena pembuatannya dengan mesin modern maka batu ringan yang dihasilkan ini memiliki ukuran yang seragam atau sama. Dan untuk waktu pembuatannya batu bata ringan lebih singkat dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Batu bata ringan juga tahan terhadap panas, dapat mengurangi resiko kebakaran dan tahan air. Dengan begitu banyak manfaat, tak heran jika kini banyak yang menjual batu bata ringan. Batu bata ringan yang memiliki bobot lebih ringan tentu tidak akan membuat berat kontruksi bangunan. Jadi, bagi Anda yang menginginkan bahan material yang berbeda dan ramah lingkungan, anda dapat memakai batu bata ringan. Sebelum memilih bata ringan kita harus tahu dulu perbedaan Antara Bata ringan AAC dan CLC :
Bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete)
Bata ringan AAC adalah beton selular / Cellcon atau beton ringan dimana gelembung udara yang ada dihasilkan oleh proses aerasi serta disebabkan oleh reaksi kimia, yaitu ketika bubuk aluminium atau aluminium pasta mengembang seperti pada proses pembuatan roti saat penambahan ragi untuk mengembangkan adonan. Material pembuatan bata ringan AAC memakai pasir khusus yaitu silika (> 95% SiO2) dan harus digiling sampai ukuran mikro.
Sama halnya seperti pada pembuatan roti pada AAC tingkat ekspansi adonan juga tidak bisa di kontrol secara tepat sehingga biasanya akan mengembang keluar dari cetakan. Oleh karena itu harus dipotong untuk mendapatkan dimensi yang dibutuhkan. Gelembung udara yang relatif banyak memungkinkan dihasilkannya AAC dengan kerapatan yang rendah yaitu sekitar 700 – 800 kg / m³.
Pada AAC susunan gelembung udara yang terbentuk saling terhubung antara satu sama lainnya, hal ini mengakibatkan air mudah meresap ke dalam beton, oleh karena itu pada pengaplikasiannya harus diberikan perlindungan kedap air seperti plaster kedap air.
Untuk menghasilkan kuat tekan yang cukup proses pengeringan (curing) pada AAC harus menggunakan mesin pengering autoclave bertekanan tinggi. Namun sayangnya proses curing tersebut menghancurkan proses hidrasi dari semen yang sedang terjadi. Oleh karena alasan ini juga bata ringan AAC harus benar-benar terlindungi dari kelembaban.
Densitas yang rendah dan susuanan gelembung udara pada bata ringan AAC mengharuskan penggunaan pen/dowel untuk pemasangan baut/paku pada dinding. Insulasi suara juga kurang untuk densitas yang serupa jika dibandingkan dengan bata ringan CLC yang di curing secara alami.
Seluruh proses produksi bata ringan AAC berbeda dengan CLC dan membutuhkan pabrikasi dan peralatan canggih serta investasi modal yang besar yaitu 10-30 juta USD dan kapasitas yg di hasilkan juga tinggi sekitar 300 m3 per hari bahkan lebih.
Seperti yang diuraikan di atas, maka sangat tidak mungkin untuk menghasilkan AAC pada lokasi proyek maupun untuk memproduksi panel prefab dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Pengunaan baja penguat beton (rebar) harus dilindungi dengan bahan anti korosi.
Diperlukan sekelompok tim ahli yang berpengalaman untuk mengoperasikan pabrik tersebut untuk menghasilkan pro-duct yang berkualitas, namun bata ringan AAC menawarkan densitas terendah dan memiliki rasio terbaik atas kepadatan berbanding dengan kuat tekan terhadap semua jenis beton.
Bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete).
Bata ringan CLC adalah beton selular yang mengalami proses curing secara alami, CLC adalah beton konvensional yang mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara, dalam prosesnya mengunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika proses pencampuran adonan, foam/busa berfungsi sebagai media untuk membungkus udara.
Pabrikasi dan peralatan yang digunakan untuk menghasilkan CLC juga standard, sehingga produksi dengan mudah dapat pula diintegrasikan ke dalam pabrikasi beton konvensional. Hanya pasir, semen, air dan foam yang digunakan dan kepadatan yand didapatkan dapat disesuaikan mulai dari 350 sampai 1.800 kg / m³ dan kekuatan dapat juga dicapai dari serendah 1,5 sampai lebih 30 N / mm ².
Pasir sungai berukuran 2, 4, 6 dan 8mm dapat digunakan, tergantung pada kepadatan yang diinginkan. Semen portland menawarkan kinerja paling optimal tetapi kebanyakan jenis lain semen juga bisa digunakan. kepadatan beton bisa disesuaikan, berbagai ukuran dan maupun panel prefab dapat diproduksi, di atas kepadatan dari 1.200 kg / m³ (setengah dari berat beton konvensional) untuk aplikasi struktural dapat mengunakan rangka baja.
Pada CLC Gelembung udara yang dihasilkan benar-benar terpisah satu sama lain, sehingga penyerapan air jauh lebih sedikit dan baja tidak perlu dilapisi dengan lapisan anti korosi, beton dengan kepadatan diatas 1.200 kg/m3 juga tidak memerlukan pla-ster, seperti pada AAC, hanya cukup di cat saja. Penyerapan air lebih rendah daripada di AAC dan masih cukup baik dibandingkan dengan beton konvensional.
CLC sama halnya dengan beton konvensional kekuatan akan bertambah seiring dengan waktu melalui kelembapan alamiah pada tekanan atmosfir saja. Meskipun tidak seringan AAC, CLC tetap menawarkan penurunan berat badan yang cukup besar dibandingkan dengan beton konvensional dan isolasi termal 500% lebih tinggi dan tahan api.
Paku dan Sekrup dapat dengan mudah dipaku ke CLC terus tanpa harus menggunakan pen, CLC juga dapat dipotong atau digergaji. Bahkan panel dinding rumah seluruhnya dapat dicetak hanya dalam sekali tuang.
Beton CLC menawarkan banyak ruang lingkup pengaplikasian, mulai dari isolasi atap rumah pada kepadatan serendah 350 kg / m³ sampai dengan produksi panel dan lantai beton dengan kepadatan 1800 kg / m³.
Langganan:
Komentar (Atom)






